Sigli, 16 Januari 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) menyosialisasikan Program Mahasiswa Berdampak kepada para Ketua Program Studi di lingkungan Universitas Jabal Ghafur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis UNIGHA dalam menyiapkan keterlibatan aktif sivitas akademika dalam program pemberdayaan masyarakat, khususnya pada pemulihan dampak bencana di wilayah Sumatra.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Ketua LPPM UNIGHA, Dr. Zufahmi, S.Pd., M.Si yang menyampaikan bahwa Program Mahasiswa Berdampak merupakan wujud nyata penguatan peran perguruan tinggi dalam menjawab persoalan kemanusiaan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa.
“Program Mahasiswa Berdampak tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan pengabdian, tetapi menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Mereka belajar langsung dari masyarakat, memahami persoalan riil, dan menghadirkan solusi berbasis keilmuan serta potensi lokal,”
Ia menambahkan, keterlibatan Ketua Program Studi memiliki posisi kunci dalam memastikan kesiapan akademik mahasiswa, integrasi program dengan kurikulum, serta pendampingan dosen agar pelaksanaan kegiatan berjalan terarah dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris LPPM UNIGHA, Cut Mulia Sari, S.TP.,M.P menekankan pentingnya sinergi lintas program studi untuk menyukseskan Program Mahasiswa Berdampak. Menurutnya, tantangan pemulihan pascabencana membutuhkan pendekatan multidisipliner yang melibatkan berbagai bidang keilmuan.
“Melalui sosialisasi ini, kami mendorong setiap program studi untuk berperan aktif. Kolaborasi lintas disiplin akan memperkuat kualitas program sekaligus meningkatkan dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Program Mahasiswa Berdampak sendiri dirancang untuk melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, serta penguatan kapasitas masyarakat terdampak bencana. Program ini juga sejalan dengan penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Para Ketua Program Studi yang hadir menyambut positif kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka menilai program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pengembangan karakter, kepemimpinan, empati sosial, dan keterampilan problem solving mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, LPPM UNIGHA berharap seluruh program studi di lingkungan Universitas Jabal Ghafur dapat bersinergi dalam mendukung pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak, sekaligus memperkuat kontribusi UNIGHA sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan.
Penulis : Dr. Zufahmi, S.Pd., M.Si